Kapan harus memberi?

Banyak tuntunan baik itu agama, norma, tradisi dan lainnya mengajarkan untuk memberi. ” Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah”. Atau dalam salahsatu adegan laskar pelangi di katakan “hidup itu banyak-banyaklah memberi bukan menerima sebanyak-banyaknya”.

Apakah itu selamanya benar? iya, tidak selamanya benar. Misal jika yang diberi merasa direndahkan pemberian itu. Memberi juga bisa berakibat buruk pada orang yang diberi seperti membentuk mental yang lemah, merasa diri harus terus dikasihani dan terus diberi. Sehingga sampai kapanpun dia mengharap pemberian tanpa berusaha. 

Yang juga perlu diperhatikan bagi kita yang memberi jangan sampai memberi karena biar dianggap mampu, jangan mentang-mentang kita mampu kita merendahkan orang dengan memberi. Jadi alangkah sebaiknya memberi itu tidak diketahui, “jika tangan kanan memberi tangan kiri tidak tahu”. Intinya mari belajar mencari moment kapan harus memberi?Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s